TSA0TUrpGpr6BSzoTUzpGfGpTi==

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Sumsel, Pemprov Buka Layanan ISPA Gratis dan Siapkan 61 Posko di Palembang

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Sumsel, Pemprov Buka Layanan ISPA Gratis dan Siapkan 61 Posko di Palembang

Info Viral, Palembang – Aksi Aliansi Rakyat Sumsel Menggugat di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026), mendapat tindak lanjut pemerintah melalui sejumlah langkah penanganan dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap, khususnya penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Layanan tersebut diberikan secara gratis melalui puskesmas dan posko kesehatan di wilayah terdampak.

Khusus Kota Palembang, disiapkan 61 posko kesehatan yang tersebar di 42 puskesmas untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak karhutla.

Langkah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan Nomor 440/6943/DISKES/2026 tentang penanganan dampak kesehatan akibat karhutla serta penyediaan layanan pengobatan gratis bagi penderita ISPA di puskesmas se-Sumatera Selatan.


Masker dan Logistik Kesehatan Disiapkan

Selain membuka layanan pengobatan gratis, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat terdampak.

Pembagian dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Jakabaring, Simpang Charitas dan RSUD Siti Fatimah.

Pemprov Sumsel juga memastikan ketersediaan logistik kesehatan untuk mendukung pelayanan masyarakat terdampak karhutla di fasilitas pelayanan kesehatan.

Rumah sakit turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan tenaga kesehatan dan obat-obatan, termasuk penanganan pasien yang membutuhkan layanan lebih lanjut.

Seluruh kegiatan penanganan kesehatan tersebut akan dipublikasikan melalui media sosial dengan koordinasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumsel.


Karhutla Sumsel Capai 2.676 Kejadian

Respons pemerintah tersebut muncul di tengah tingginya kejadian karhutla di Sumsel.

BPBD Sumsel mencatat 2.676 kejadian karhutla hingga 10 September 2026, dengan 15 dari 17 kabupaten/kota masuk kategori tingkat kerawanan tinggi. OKI menjadi daerah dengan kejadian terbanyak, yakni 459 kasus, disusul Musi Banyuasin 333 kejadian dan Ogan Ilir 294 kejadian. Antara News

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Sumsel

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Sumsel mencatat 29.969 kasus ISPA sepanjang 30 Agustus hingga 19 September 2026. Angka mingguan mencapai 9.823 kasus, kemudian 10.126 kasus dan 10.020 kasus. Dinkes menyebut kabut asap akibat karhutla sebagai salah satu faktor yang berdampak terhadap peningkatan kasus tersebut. Sumsel - Akurat.co

Massa Tetap Minta Karhutla Diusut

Aliansi Rakyat Sumsel Menggugat dalam aksinya tidak hanya menyoroti dampak kesehatan. Massa juga mendesak pemerintah melakukan investigasi terhadap penyebab kebakaran, termasuk kebakaran yang terjadi di wilayah konsesi atau wilayah usaha yang memiliki indikasi pelanggaran.

Massa meminta audit kewajiban pencegahan karhutla oleh pemegang izin, keterbukaan data lokasi kebakaran dan hasil pemeriksaan, serta proses hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Aliansi juga menegaskan bahwa kebakaran di wilayah konsesi tidak otomatis membuktikan perusahaan bersalah. Mereka meminta proses penyelidikan dan pembuktian dilakukan secara objektif.

Dengan demikian, respons Pemprov Sumsel saat ini berfokus pada penanganan dampak kesehatan, sementara tuntutan massa memiliki cakupan lebih luas, yakni investigasi penyebab kebakaran, pengawasan lahan, penegakan hukum dan pemulihan lingkungan.

Poin Penting

  1. 2.676 kejadian karhutla tercatat di Sumsel hingga 10 September 2026. Antara News
  2. 15 dari 17 kabupaten/kota masuk kategori rawan tinggi. Antara News
  3. 29.969 kasus ISPA tercatat selama 30 Agustus hingga 19 September 2026. detikcom
  4. Pemprov Sumsel menginstruksikan pengobatan ISPA gratis di puskesmas bagi masyarakat terdampak.
  5. Palembang menyiapkan 61 posko di 42 puskesmas.
  6. Dinkes Sumsel membagikan masker di Jakabaring, Simpang Charitas dan RSUD Siti Fatimah.
  7. Logistik kesehatan, tenaga medis dan obat-obatan disiapkan untuk masyarakat terdampak.
  8. Informasi layanan akan dipublikasikan melalui media sosial dengan koordinasi Diskominfo.
  9. Massa tetap mendesak investigasi karhutla, audit pemegang izin, keterbukaan data, penegakan hukum dan pemulihan lingkungan.

Aksi demonstrasi tidak berhenti pada penyampaian tuntutan. Pada hari yang sama, Pemprov Sumsel mengambil langkah konkret di sektor kesehatan melalui layanan ISPA gratis, posko kesehatan, pembagian masker dan kesiapan fasilitas kesehatan. Di sisi lain, tuntutan mengenai penyebab kebakaran, pengawasan konsesi dan penegakan hukum masih menjadi agenda yang didorong oleh massa aksi. (*Red/Infoviral)

Komentar0

Type above and press Enter to search.